SBY akan Mencalonkan Diri Lagi?
Ada yang mengusik saya ketika membaca berita seputar rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BMM). Tempo Interaktif hari ini menurunkan berita berjudul: “Presiden: Saya Berdosa, Jika Naikkan Harga BBM Setelah Pemilu“.
Terutama kutipan berikut ini:
Presiden mengaku setelah pemerintah memutuskan akan menaikkan harga BBM awal minggu ini, ia banyak menerima pesan pendek dari masyarakat. Ragam isi pesan pendek itu macam-macam. “Ratusan kadang ribuan sms masuk, yang kami ketahui, apa yang menjadi aspirasi pikiran feedback dari rakyat kita,” katanya.
Beberapa dari pesan pendek itu, kata Presiden, meminta agar kebijakan menaikkan harga BBM sebaiknya diputuskan setelah Pemilihan Presiden 2009 selesai. Ia mengatakan, jika itu yang menjadi pertimbangan. “Salah, berdosa saya. berarti hanya memikirkan diri sendiri,” katanya. (Catatan: Penekanan/huruf tebal dari saya).
Lho, berarti, memang mau mencalonkan diri lagi ya, Pak? Saya kira inilah pernyataan implisit pertama Presiden SBY untuk maju lagi di Pemilu 2009. Bahkan, sudah sangat eksplisit…
Nugroho Pratama wrote:
hehehe… insting wartawan ya mas, saya nggak kepikir loh; diluar polemik apa yang beliau katakan, saya rasa sebaiknya SBY lagi saja yang terpilih. Supaya ada stabilisasi politik dalam negeri.
Posted on 07-May-08 at 9:01 am | Permalink
poetra wrote:
Saya rasa begitu, mas. Tapi juga nggak ada salahnya beliau mencalonkan diri lagi, walaupun belum ada pernyataan politiknya –dari partai maupun koalisi partai, dan memang belum boleh kan ya, hehe.
Dan saya juga mengerti maksud beliau itu, bahwa sebaiknya dinaikkan sebelum pemilu 2009. Justru menurut saya itu adalah tindakan gentleman dari orang no 1 di negara ini.
Atau ada pemikiran lainnya mas?
Posted on 07-May-08 at 4:04 pm | Permalink
Yoyo wrote:
Saya tetap mendukung pilihan saya ketika Pemilu Presiden, Pak SBY.
Bagaimanapun juga, sebuah keputusan yang diambil oleh Pemerintahan SBY mengenai kenaikan BBM ini ada dasarnya, logis.
Kalaupun banyak yang mempolitisir, wajar saja, justru untuk oposisi, inilah saatnya untuk membuka peluang mereka membuat opini di mata rakyat bahwa SBY tidak berfihak kepada rakyat, biarkan saja.
“Asal Jangan Megawati (AJM) !”
Posted on 07-May-08 at 5:52 pm | Permalink
budiputra wrote:
@ Nugroho Pratama & Poetra: Saya setuju Presiden SBY masih pantas untuk maju. Tapi, sejujurnya, saya merindukan ada ‘kejutan’ yang muncul dalam Pemilu 2009 nanti: Seperti Barack Obama di ranah politik Amerika…
@Yoyo: “Asal Jangan Megawati (AJM)”? Wah wah… tapi saya kira pendukung Bu Mega masih besar. Tapi kita lihat lagilah perkembangannya bagaimana.
Posted on 08-May-08 at 12:16 am | Permalink
andiek wrote:
siapa pun presidennya, (minumnya teh botol s****)
maaf, itu memang konteks iklan! rasanya yang demikian juga serupa dengan kondisi di Indonesia. Selalu ada wacana “wah” pada saat bursa pencalonan sampai “prosesi” Pemilu. Tapi, apa kah sistem berubah? apakah kebijakan pemerintah berpihak pada rakyat? memang ada sedikit “perbaikan” dari rezim sebelumnya, tapi itu tidak berarti apa-apa. semua terbungkus dalam “lipstik” politik!
saya menilai, bukan soal siapa yang memimpin, tetapi sistem keberpihakan mana yang dianutnya?
jelas, KAMI tidak terima “sistem feodal” (maaf ini terlalu kasar) masih manggung di Tanah AIR!
“Gemah ripah Loh Jinawi” cuma mimpi dan tidak akan pernah menjadi kenyataan
sampai saat ini, “darah” saya masih merah dan “tulang” saya masih “putih”, tetapi masih belum menemukan “kemerdekaan” yang berarti
Posted on 27-Jun-08 at 12:16 pm | Permalink
Lex dePraxis wrote:
Memangnya kalau mencalonkan diri lagi, tidak perlu ada cek kesesuaian berdasarkan performa periode sebelumnya?
Posted on 21-Jul-08 at 10:41 pm | Permalink